STUDI KASUS: POOL AND LANE

Berikut adalah contoh kasus sederhana pengajuan cuti menggunakan notasi pool dan lane di BPMN:

Penjelasan: 

  • Aktor 1 adalah karyawan yang mengajukan cuti melalui formulir cuti dan mengirimkannya ke HR.
  • Aktor 2 adalah HR yang akan mengevaluasi permohonan cuti dan memberi persetujuan atau menolak permohonan cuti.
  • Aktor 3 adalah sistem otomatis yang akan mengirimkan email konfirmasi ke karyawan setelah permohonan cuti disetujui atau ditolak.

Proses dimulai dengan pengajuan cuti oleh karyawan (Actor 1) melalui formulir cuti yang dia isi. Kemudian formulir cuti dikirimkan ke HR (Actor 2) untuk dievaluasi. Jika permohonan cuti disetujui, HR akan memberikan persetujuan dan notifikasi akan dikirim ke karyawan (Actor 1) melalui email. Jika permohonan cuti ditolak, HR akan memberikan penolakan dan karyawan akan diberitahu melalui email. Setelah notifikasi dikirim, proses selesai.

Sumber: Buku Tanya Jawab BPMN & Camunda (2023), Ditulis oleh Wisnu Manupraba & Novi Setiani

Knowledge series